Ikan kecil itu terperangkap jaring nelayan. Dia tidak sadar karena masih terlalu kecil. Apalagi di sekelilingnya banyak ikan-ikan yang lebih besar. Dia merasa semuanya baik-baik saja. Untuk beberapa saat jaring itu masih di dalam air sehingga si ikan kecil masih bisa bernafas dan berenang bebas. Tanpa dia sadari jaring pun diangkat nelayan. Si ikan kecil terjepit di antara tubuh ikan-ikan besar. Dia ikut terangkat ke permukaan karena tidak bisa lagi berenang bebas. Tidak ada lagi air di sana.
Aah....seharusnya dia segera berenang melalui celah-celah jaring ketika masih ada kesempatan. Sekarang semua sudah terlambat. Tanpa air ikan tidak bisa bernafas. Namun ironisnya, setelah ikan kecil itu mati, nelayan membuangnya lagi ke air. Dia terlalu kecil, tidak akan ada gunanya. Lagi-lagi semua sudah terlambat. Sekarang air tidak ada manfaatnya lagi. Ikan kecil itu telah mati walaupun jasadnya masih terapung-apung di air yang dulu menjadi tempatnya bernafas.
Itulah yang aku rasakan ketika semua ini terjadi padaku. Aku harap aku bisa mengatakan: "Aku PERNAH merasa seperti itu", atau "I FELT that way before". Aku tidak mau selamanya mengatakan: "Itulah yang aku rasakan sekarang". Semoga kata PERNAH dan kata kerja bentuk kedua itu (FELT) bisa hadir dalam hidupku karena mereka adalah kata yang menandakan bahwa sesuatu telah terjadi dan telah berlalu di masa silam.
